Fahmi begitu tadi dia memperkenalkan diri membaca dengan seksama Lamaran Kerjaku sambil sesekali melirik kearahku.“Anak kamu berapa?” tanyanya.“Satu Pak” kataku memberanikan diri menatapnya.“Suami kamu kerja?” tanyanya lagi.“Sudah meninggal 3 bulan yang lalu karena kecelakaan Pak” kataku tapi mataku tidak berani menatap matanya.Mataku hanya mengarah ke map yang ditangannya. Bokep Viral Terbaru Luar biasa sekali besarnya. Anggap saja saya tamu kamu?” si Abang mulai terlihat nada tidak senang.“Cepat katakan ke tamu kamu” lanjut si Abang..Aku tidak dapat menyembunyikan rasa kikuk ku..“Pak.. Saya pasti akan lakukan tugas saya untuk membuat tamu senang” kataku kembali tenang.“Anak baik.. Tunggu sampai nomor kamu dipanggil untuk diwawancara..” katanya sambil menyerahkan nomor urut kepadaku.“Terima kasih Pak” jawabku sambil melihat nomor urut..Wah no 38..




















