Dimas segera meraih microphone dan mengatakan, “tambah satu jam lagi deh, operator! Dengan tubuh Wanda di atas, aku mulai menghujamkan kontolku ke dalam liang memek istriku. Bokep Montok “Kirain gak bakal datang,” ujar Dimas kepadaku dan aku balas dengan permohonan maaf karena malam itu lalu lintas Jakarta sedang macet-macetnya. Dimaspun menjawab dengan senyum dan Santi yang sedang nungging itu menoleh kepadaku sambil tersenyum. Badan terasa lemas sekali, akupun tergolek di samping tempat duduk yang tersisa dan mencium lengan kirinya. Kami berempat duduk dengan formasi para suami mengapit istri-istri menghadap layar infocus. Namun aku segera membuang jauh-jauh pikiran tersebut, karena setahuku Dimas dan Santi bukanlah pasangan yang suka aneh-aneh.Singkat cerita, kamipun bertemu di tempat Karaoke P sebuah hotel di bilangan Jakarta Selatan sekitar jam 9 malam.




















