iya Bet bapaknya anak-anak sedang ada acara di Semarang” Jawab Bu Nia. “Sudah Bu Nia” Aku menjawab walau aku belum selesai mandi. Bokepliveindo awas lho jangan.. kamu..” Kami lantas berpakaian kembali karena kami takut nanti perbuatan kami diketahui oleh yang lain. “Silahkan Bu Nia anda mandi lebih dahulu” Aku mempersilahkan. “Pakai handuk dulu saya akan masuk” Dia menyambung. Tempat mandinya terbuat dari anyaman bambu ada beberapa lobang yang tampak. Tetapi bayang-bayang kemolekan wanita paruh baya itu masih mengganggu pikiranku. af Bu Nia, nggak sengaja” Aku berkata. Sambil melihat sekeliling aku rasa aman maka aku lepaskan semua pakaianku kini tinggal celana dalamku. “Kamu tadi tidak menjemput Bu Nia” Sergah Pak Felix yang berjalan beriringan dengan kami. Kami kencan di penginapan-penginapan yang ada di kotaku bahkan pernah kami lakukan di kamar kost




















