Wow, banyak duitnya, aku pikir, tapi mengeluarkan terlalu banyak uang untuk hal-hal yang tidak perlu. Aku tidak tahu bagaimana tampangnya, tapi pada saat itu aku merasa aku lebih baik darinya. Jav Sub Indo Kelvin makan banyak sekali. Secara diam-diam aku kabur dari kantor, dikiranya hanya sebentar, tapi sudah menunggu setengah jam masih belum dikeluarkan juga mobilnya. Aku harus menjemput mobilku dan pulang ke rumahku sendiri. Terus terang, aku suka cowok yang nafsu makannya besar dan tidak takut makan apapun. Enggak ada yang liat aku masuk.” Dia menyeringai, lalu berbisik tak kalah pelannya. Sekarang setelah bertemu satu kali saja, dia sudah mulai menggerayangi tubuhku. “Ada barang lain yang masih diperlukan?” tanya Kelvin. “Khristi, nanti kita lanjutkan di rumahku, setelah dinner.” katanya sungguh-sungguh.Kelvin keluar dulu. Aku tidak berminat. Kepalaku menggeleng-geleng.




















