School Jilbab Isep Kontol Sampe Crot Dimulut yang menyorot isu sosial, ambisi, dan mentor inspiratif. Kekuatan: pesan empati. Bokep Tobrut Kekurangan: plot device klise. Tetap layak disimak. Mulai sekarang.
Pikirku. Erangannya semakin keras (untung saja suara TV di luar sangat keras dgn lagu dangdut, moga-moga erangannya tidak ada yg mendengar). Dia mengerang pelan, matanya tertutup rapat. Apa yg harus saya lakukan?” tanyanya dgn suara bergetar.Aku sekarang memeluknya (aduh, badannya betul betul bahenol. Sambil menguap aku berdiri dari “meja kerja”ku, menuju pintu dan bermaksud menutupnya. Meskipun tetap dgn ogah-ogahan dan tidak percaya, aku ikut juga menjadi muridnya. katanya tersenyum.Juminten tentu saja semakin kesal: “bahagia bagaimana to Pak?” tanyanya:
“Wong sudah mbasahin baju tidak bilang-bilang, masih juga mbujuk-mbujuk segala.”pak Kartolo katanya hanya tersenyum senyum saja dan menjawab:
“wong bocah cilik, durung ngerti (belum mengerti) roso kepenake wong lanang (rasa enaknya laki-laki) Cah Sara, Cah Sara, nanti saja kamu kan tahu” dan dgn bicara begitu si hidung belang ngeloyor pergi.Setelah kejadian itu
“Pikiran saya




















