Kopi pahit yaang ia beli di warung angkringan tidak mampu membuat matanya melek. Bokep Gedoran bertubi tubi di pintu depan membuat Andhika terloncat dan atas sofa.Panik mencari pakaiannya yaang terhempas entah ke mana. Mengapa kamu memilih aku? Namun gadis itu buru-buru menarik tangannya & memilih duduk agak menjauh dan Andhika. Ia sengaja memarkir mobilnya di salah satu sudut jalan kemudian berjalan kaki menelisik satu per satu rumah makan yaang ada di jalan itu. Ia terkesiap ketika mobilnya berhenti di depan sebuah rumah bertekstur kuno yaang sangat dikenalnya.“Bukankah itu rumah Annisa?” kata Andhika dlm hati seraya memerhatikan rumah kuno dari dlm mobil. Tetapi aku tidak tahu alamat mereka,” ujar Andhika dibakar rasa penasaran & rindu ingin bertemu dengan Annisa.Sesungguhnya, apa gerangan yaang membuat Andhika hingga sekarang masih tergila-gila kepada gadis itu




















