Aku mencari tempat dengan mengendap-endap di balik-balik batu sampai ke tempatku semula mengintip. Bokepindo Aku harus mengambil tempat lebih strategis lagi. Dari kejauhan, aku melihat ibu dan anak itu duduk makan berdua. Gimun menbaut kontolnya dan langsung memakai celananya dan mengendap pergi meninggalkan Tini. Gimun berjalan tenang dan aku membuntutinya dengan mataku dari kejauhan. Kudekati Ibu Gimun dan kupeluk dia. Aku menyebunyikan diriku di sebalik batu yang ada di sana. Lalu aku ingin tahu apa yang mereka perbuat. Dengan mengendap-endap kami berpisah. Berkisar jarak satu meter di balik batu besar, aku mendengarkan pembicaraan mereka.“Tadi kan aku sudah bilang, kamu tak usah pakai celana dalam,” kata Gimun.




















