Tapi kadang-kadang juga aku malas berhubungan dengan cewek. Bokep Cina Terakhir, dia memberiku Compact Disc album Shania Twain, Vera bilang dengerin “You’re Still The One” dan jam tangan merek Omega Sport (aku tahu ini jam mahal). Umurnya beda setahun di bawahku. Ternyata semua tinggal kenangan. Kalau aku sih menganggap dia pacarku, tapi dia masih belum menganggapku pacarnya, takut sama orangtuanya. Banyak sekali stempel warna merah yang kubuat, kontras sekali dengan warna kulitnya yang putih bersih. Ternyata responnya positif. Biasa, namanya juga laki-laki. Setiabudi terus belok kiri, sampailah aku di cafe “The Peak”. Akhirnya aku punya inisiatif buat mengajak dia ketemu denganku. Setelah makan siang, aku iseng-iseng telepon ke tempat supplier, siapa tahu yang mengangkat cewek itu. Hari minggu kuajak jalan Vera, dan ternyata dia tidak menolak. Biasanya sih saat waktu istirahat.




















