Tangan kiri Mba Yola memegang kepalaku dan yang kanan mengelusi punggungku. Barusan saya dateng dari dispendik. Bokeplive Leherku dikecupnya. Pelahan kudekati Mba Yola . Desah, teriakan kecil dan dengus napas kami menggema di ruang teve. Makasih ya..kamu baik sama aku”. Dari bola bola, lidahnya menyusuri ke atas. Tangan kirinya meremas pantatku kuat. Sesekali kuelus pelan lubang belakangnya. saya juga tak mau buru buru, dapat berantakan total nanti.Hari Sabtu minggu depannya saya ke rumah Mba Yola lagi. saya memejamkan mata, meresapi. Iya mas.., diciumnya dalam bibirku.Memek Mb enak..anget dan masih rapet, candaku. Sedang saya cuma ketawa lebar dan nyengir. Mba Yola kadang menceritakan situasi keluarganya. Lama nggak ketemu bertahun tahun.Huu..kamu itu. Wah..baru kali ini saya melihatnya dengan dandanan ala anak muda.Biasanya Mba Yola berseragam.




















