Belum lagi kalau aku berdiri di hadapannya (saat memberi instruksi), ia selalu memperhatikan bagian bawah perutku, mula-mula aku risih dibuatnya, karena takut kalau-kalau ketahuan oleh isteriku, tapi saat kupandang wajahnya, ia malah tersenyum-senyum genit. Kami kebetulan saat itu berada di ruang tunggu orang tua murid yang berdekatan dengan ruang sekretariat tempat kerjanya sehari-hari. Bokep Cina “Aduh, lelah sekali rasanya hari ini”, keluhnya pelan. Beberapa menit kemudian, aku merasa sudah tidak tahan lagi. Kedua tangannya bertumpu di atas meja sekretariat. jawabnya sambil berlalu dari tempat kami berdiri. Beberapa menit kemudian, aku berpapasan dengan Dian di lorong antara WC dan ruang kursus, hingga tanpa sengaja aku bertubrukan dengannya.




















