” Nurul Om, Nurul Khomsiyah.”sesekali ia mengusap wajahnya yg masih basah kedinginan, sambil sesekali menarik baju panjangnya agar tak menempel dan mencetak bentuk tubuhnya. Perempuan memang maKhluk yang luar biasa, aku sudah terbiasa menghadapi banyak ragam perempuan, mulai dari yang centil di karaoke, yang kenes di bar-bar sampai mantan pacar dirumah, tetapi kok aku tiba tiba seperti menjadi seperti seekor tikus di incar kucing dihadapan seorang gadis berjilbab.Maklum…aku tak biasa bergaul dengan wanita berjilbab,terlebih mahasiswa seperti gadis di sampingku sekarang ini.Sebab menurut pengetahuanku,gadis berjilbab adalah gadis suci yang alim,bersih,dan tak ternoda. Bokep Khom jadi basah Om..” ” Iya sayang .. ” O .. Persis kayak kagetnya Bush ketika WTC di bom Alqaedah.” Lho kok bengong Om katanya mo pulang ayo ” Khomasiyah menarik tanganku.




















