“Sejak kapan, tole,” desak ibu. Nanti kamu hamil dik. Bokepindo Saat itu, betisku dicubit. Aku melihatnya dari atas perahu di kolong rumah. Kami mengendap-endap dari balik pohon bakau. Kami sama-sama berkeringat. Aku pun meanggilnya Bu ne. “Bu ne, kamu jangan terlalu jauh ke depan, kataku. Mas tahu, geli. Aku semakin tak perduli. Jaring yang kutebar perlaha kutarik dan ada beberapa ekor ikan kecil yang dapat. Bergantian. Kutarik Suti mendekatiku dan kukecup bibirnya, seperti apa yag dilakukan Lek Parto pada isterinya. “Tapi kalau tak ada yang mendengar ya?” kataku. Ibu menidurkan tubuhnya di lantai. “Kamu mau ya Bu ne…” kataku meayunya. “Benar ya Mas…”
“Benar. Aku mengangkat jaring dan memasukkannya ke dalam perahu. Kontolku sudah makan kenyang dari memek Suti.




















