Kurasakan ada cairan menempel dilidahku. Mbak Rani, penyiar terakhir hari ini, masih bercuap-cuap aja di depan miknya.Aman, pikirku. Bokep Sub Indo Lampu di ruanganku sudah sejak tadi kumatikan sehingga tidak ada yang tau kalo aku masih ada di situ. Tanganku bergerak ke bawah mencari2 tali kimono. “Oh…uh…oh…uh”, suara Mbak Titis keenakan. Kalo emang dipecat ya tidur aja di kost. Ceritaku ini terjadi pada tahun 2001. “Hati2 pak”, sambungku lagi. Perlahan aku mulai berani untuk bereaksi. Aku berlutut lagi dan kini yang menjadi sasaranku adalah pahanya. Baju-bajunya selalu tanpa lengan dan sering memakai rok yang sedikit di atas lutut. Mbak Titis berusaha mengatupkan pahanya tapi aku menahannya dengan kedua tangan supaya tetap terbuka.




















