Keperluanku udah komplit.”
“Ayo kita cari makanan kalau gitu. Aku sudah siap dengan kartu kreditku, namun sebelum kartuku diambil oleh sang kasir, Kelvin dengan kilat mengambil kartuku, menukarnya dengan kartu NM-nya dan menyerahkan kepada kasir. Bokepliveindo Well… berbeda dengan yang namanya rakus, loh. Kami pergi ke Japanese Teppanyaki. Di hatiku sudah ada orang lain. Memang dia mengantarku. Sejujurnya aku ingin menikmati apa yang dia tawarkan, harus kuakui aku memang membutuhkannya. Aku pun tidak mau tanya. Aku berucap,
“Inilah gaun yang kupilih.”
Sepertinya dia tidak tahu mau bicara apa. Lalu aku berkata lunak sedikit memelas,
“Kelvin, aku serius, tolong jangan dilanjutkan.. “Khristi sayang, aku ingin membina suatu hubungan denganmu, maka… kalau kamu enggak siap, suruhlah aku keluar sekarang, tapi…” pelukannya mengerat, kaki kanannya diselipkan di antara kedua kakiku and menekankan pangkal pahanya pada diriku, mendorongku




















