Savana yang saat ini ku lihat bukanlah Savana sebelum 13 hari yang lalu. Kami berdua memutuskan untuk pulang ke rumah, berlari seolah kejar-kejaran dengan waktu jatuhnya air dari langit.Tapi baru sampai kami pada sebuah kebun pisang, hujan turun dengan lebatnya, enggak pake gerimis terlebih dahulu. Bokep Montok Awalnya dia mengecupi ujung kepala penisku, lalu perlahan mengemut kepala penis secara bertahap. Wajah Sava terlihat mulai hanyut dalam pagutan kami.Aku semakin memajukan tubuhku, terus memajukan hingga membuat tubuh Sava merebah di atas sofa biru tua. Pikiranku kacau, suasana berubah seketika.Saat di rumah sakit, Sava langsung dilarikan ke ruang UGD, aku menunggu dengan perasaan gusar di depan ruangan. Dia juga membawa satu set pakaian pria lalu memberikannya padaku, “pake aja punya kakakku !”“Iya,” aku menggigil, pergi ke kamar mandi untuk mengganti pakaian.Saat aku kembali




















