…”Tapi angel kan belum punya pengalaman pacaran, Mas..”
“Emang Mas udahh. Kuremas dari luar perlahan bukit kembarnya. Bokep Jepang aduuuhh.. Tangannya pun mulai memeluk pinggangku. Selebihnya tugasku jadi ringan, karena tinggal menerangkan sebentar, dia langsung mengerti.Dan aku tinggal mengoreksi saja. Ibunya dua minggu sekali pergi ke uzbekistan. ooohh.. Hanya bibir kami yang bertautan. Ada rak yang penuh dengan boneka, ada TV besar, ada stereo set lengkap, ada AC-nya, ada kamar mandinya, meja belajarnya bagus, tempat tidurnya luas (ukuran kingsize) dan ada pintunya ke balkon. “Namanya siapa kak.. Sedangkan Ahmad lebih memilih Okta yang satu kelas dengan ahmad.Oh, masalah cinta toh. “Mmmhh.. Paling-paling, aku hanya melirik ke bukit kembarnya dan menatap wajahnya saat dia menulis, mengintip celana dalamnya saat dia memakai rok mini.Terkadang malah curi-curi mencium harum rambutnya saat menerangkan sesuatu.




















