Andini tak enak hati jika ia meninggalkan Pak Rahmat sendirian malam itu karena Pak Rahmat telah banyak membantunya. Pak Rahmat amat disegani dan ia termasuk orang kaya didesa itu. Film Porno “Nanti juga hilang sakitnya buk…” terangnya lagi.Sekali hentak maka seluruh penisnya masuk dan ia maju mundurkan. Didesa itu Andini di sambut oleh perangkat desa itu dan kepala desa. Bagi Andini keberadaan Pak Rahmat ini amat membantunya di saat ia hampir putus asa melihat lingkungan desa yang hanya terdiri dari hutan dan jalan yang hanya bisa ditempuh dengan sepeda motor.Karena sering diantar kedesa desa lainnya, seringkali tanpa disadari oleh Andini telah membuat Pak Rahmat menaruh rasa ingin memiliki tubuh andini, apalagi jika dalam berboncengan seringkali dada Andini yang montok itu bersentuhan dengan punggung Pak Rahmat.




















