“Memang kamu cocoknya buat dientot, Kiani! Bokepindo Dalam keadaan pingsan pun dia tetap tampak menawan.Itulah yang dirasakan seorang laki-laki bertato, berjaket hitam, dan berkacamata hitam yang sedang menghadapi Kiani Irawati yang digeletakkan dalam keadaan tidak sadar di depannya. Kamu mau, Kiani?”Kiani tidak bisa ngomong karena mulutnya disumpal celana dalam, dia hanya menggeleng sambil memandangi Jaket Hitam dengan tatapan benci.“Tidak?” kata si Jaket Hitam sambil tersenyum mengejek. Otot-otot vagina Kiani mengetat di sekeliling jemari si Jaket Hitam. Sebagai seorang pedagang manusia, dia biasa menilai harga perempuan-perempuan yang telah dia jerat untuk dijebloskan ke dunia prostitusi. Lehernya dikelilingi kalung ketat mirip kalung anjing dengan cincin yang terkait dengan rantai di depan.




















