Sampai suatu saat aq merasakan beberapa jemari meraba toket dan paha bagian dalamku. Aq bangkit dan mengambil pakaianku, memakainya cepat-cepat, merapikan rambut, terus duduk menunduk. Bokepindo Tampaknya beliau salah tingkah harus bersikap apa, aq kan anaknya.Beliau tampak memandangiku dan perlahan-lahan menggerakkan tangannya menjamah toketku dan meremasnya perlahan sekali. Tdk ada siksaan yg lebih membuat wanita menderita selain dalam kondisiku itu. Jadi kugerakkan saja sekuat tenaga tangan kiriku menggerak-gerakkan kocokan dengan tangan kiri, pandanganku masih ke atas langit-langit. Aq hanya mengangkang merasakan desakan pinggul Papiku membuka pahaku lebih lebar lagi.“Papi..!” lagi-lagi hanya kata itu yg terucap dari bibirku.Sedikit bergetar aq ketika mengucapkannya. Aq merasa bersalah dan aq menanyakan apa yg bisa kuperbuat untuknya.




















