sementara di dalam café pengunjung sepi ” inilah yang terlintas dalam benak penulis. Tapi lain jawaban pelayan “bang minumannya sudah dibayar om tadi”. Bokep Asia Dipersilakan masuk sambil menarik tanganku kedalam, “kok takut-takut masuk donk bang, ngga apa-apa kok”. Apasih gunanya abang muat di koran kisah Ramah ? Kami langsung menuju ke arah Simalingkar salah satu café and bar dekat Hotel Royal Sumatera. Pelayan café sangat ramah juga genit, sekali-sekali tangannya suka menggoda dan merabah-rabah paha pengunjung. Abang mau ngapain ? aku tertunduk sejenak di pinggir tempat tidur sambil mengisap rokok Sampoerna, sementara Ramah tidur dipangkuan aku sambil memeluk pinggangku. Panjang lebar cerita hujanpun tidak kunjung berhenti, minuman Jus sudah habis, pemilik café menyiapkan barang-barangnya untuk tutup. abang jahat kali ya ?




















