Tanpa kuduga ia mendorongku untuk bersandar ke bangku, dengan sigapnya tangannya membuka sabuk yang kupakai, lalu membuka zipper jins hitamku. Kemana lagi?”“Kita ke pantai saja yuk. Bokep Ojol Menatapnya. Menatapnya. Harapan-harapan mereka, tanggapan mereka, dan pendapat mereka. Benar-benar kampanye, nih? Kantornya “x” (nama koranku), khan. Aku keluarkan ujung lidahku yang lancip lalu kujilat dengan lembut klitorisnyana. Aku tersenyum, dan ia pun tersenyum. Aku merengut, hendak marah, tapi tak jadi, pahanya yang mulus terpampang di depanku, membuat gondokku hilang.Setelah itu aku mulai tertarik mencuri-curi pandang. Dan usahaku ini berjalan dengan mulus. Diana tak sadar, dia memejamkan mata, menikmati asap rokok yang mengepul dan keluar melalui jendela yang terbuka. Sumpah, sampai sekarang aku tak pernah pacaran sama cowok. Aku pun merasakan nikmat yang luar biasa. Dan usahaku ini berjalan dengan mulus. Ancol!




















