“kita nyetel DVD aja ya,kim”,kataku sambil bangkit dr dudukku. Sbg gantinya, ku beri kecupan2 kecil di leher istriku. Bokep Family Istriku mengeluarkan desahan merajuk, ku arahkan kepalanya dgn lembut kearah kanan, Nakim menatapku seakan tak percaya. Namun karena jadwal kerjaku, aku tak bisa memenuhi undangannya.Dan terakhir kali kudengar, Nakim sudah beranak dua.Kusampaikan kabar baik itu ke istriku. “huuu, demen yah”,kataku sambil mencubit dagu istriku. Tak ada yg berubah dari sikap Nakim, malah kulihat ada malu yg amat sangat diwajahnya saat ku bertanya soal kejadian terakhir. Dan kamipun larut dalam canda penuh kemesraa. Diletakkan teh manis tadi diatas meja makan sambil mengangkat jempolnya kepadaku.




















