Aku ikut senang dan mendukungnya. “Mandi saja dek, tadi di kantor aku sudah makan”,Aku terpaksa berbohong, meski sebenarnya aku belum makan, pemandangan lusuh yang ada di mataku telah merusak selera makanku.Sementara di kantor, rekan-rekan wanitaku tampilannya modis dan wangi namun di rumah wanita yang menyambutku berbeda bagai langit dan bumi. Bokep Tobrut Dia memang tergolong wanita yang rajin, seolah-olah tidak ada capeknya. Maafkan aku istriku, anak-anakku, aku selama ini hanya bisa menuntut ini dan itu bahkan begitu pengecut untuk sekedar mengutarakan uneg-unegku. “Pa… sarapan sama Farhan ya, mama ada meeting pagi-pagi, nggak sempet sarapan. Dia memang tergolong wanita yang rajin, seolah-olah tidak ada capeknya. Bayangan Yuni tiba-tiba muncul di benakku. Senyumnya mengembang menyambutku sepulang dari kantor. Tidurnya terlentang seperti mayat, muka pakai masker krim yang tebalnya 1 cm ditambah irisan mentimun













