Yah kecuali kalau cowoknya memakai obat atau Co sudah pengalaman alias nggak perjaka.Setelah itu aku berdiri dengan ke dua lututku. Bokeb Poupss, rasanya mak.. Dia tetap bersikeras bahwa banyak anak banyak rejeki. Beruntung sebelumnya dia mendapat cuti di luar tanggungan, belum mengundurkan diri, sehingga dapat kembali lagi dengan hak yang sama.Beberapa bulan kemudian istriku bilang ingin mempunyai anak. Dengan modal seadanya aku berusaha wiraswasta kecil-kecilan. Yang ada juga sekarang pada di PHK, kubilang.Saat malam, aku benar-benar “pingin” banget, soalnya yaitu, dia kalau tidur nggak siang atau malam selalu hanya CD dan bra hitamnya saja, sementara kulitnya lumayan putih, jadi kan “arus bawah” selalu meronta. Baru mulai dapat pasar, pemasukan sudah mulai membaik, eh peralatan di tempat usahaku dicuri maling.




















