“Pentoo.. Bokeb “Aku pasti datang Bu, kalau tidak datang, bisa-bisa rahasiaku terbongkar”, candaku. Bu.. “Ibu lemas sekali Pento, kasihan kamu belum keluar”. “Kamu mau Minum wine?”, tanya Ibu Mila. Terus hisap sayang.. Dihisapnya puting dadaku, sambil tangan Ibu Mila meremas remas kontolku yang sudah sangat tegak berdiri.“Pento aku ingin kita melakukannya di tempat tidur, puaskan aku sayang”. Pento.. ramah sekali Ibu Mila hari ini”, batinku.Aku dan Ibu Mila masuk kedalam ruangan yang begitu besar, sepertinya kamar tidur Ibu Mila. Pen.”.. Jari jemari tangan Ibu Mila dengan lincah melepas kancing pakaianku. Banyak teman teman yang tersenyum lepas, karena bisa bebas bekerja tanpa perlu ada yang ditakuti.Cuma aku yang tidak senang atas peristiwa ini, karena aku ingin sekali melihat expresi wajah Ibu Mila.




















